Perempuan Harus Bahagia !

manggarai3

Beberapa tahun yang lalu undangan pernikahan mungkin begitu asing bagi saya, tapi saat ini hampir setiap bulan ada saja undangan dari beberapa teman. Memang ini peristiwa yang luar biasa. Saat mendengar kata menikah adalah peristiwa yang luar biasa, saya membayangkan beberapa orang mengartikannya dengan berbeda. Menikah karena cukup usia, menikah menyatukan keluarga, menikah menenangkan orang tua karena anaknya sudah dianggap cukup dewasa sehingga bisa bertanggung jawab atas pasangannya. Menikah peristiwa yang menggetarkan Arsy, anda bisa bayangkan bagaimana mungkin sebuah peristiwa di dunia sampai menggetarkan Arsy, tempat bersemayam sang Khalik. Saya jadi ingat 7 tahun yang lalu di kelas Geografi SMA, Guru menceritakan luasnya alam semesta, bagaimana mungkin anda bisa membayangkan arti kalimat Allahu Akbar di setiap sholat, bagaimana mungkin kita bisa mengerti apa itu Tuhan yang Maha Besar. Menikah menggetarkan Arys, anda benar-benar harus merenungkannya.

Saat ini, salah satu hal yang saya bayangkan tentang pernikahan adalah tentang pengorbanan perempuan dalam hubungan tersebut. Saat menikah, perempuan akan melepaskan tanggung jawabnya dari keluarga asalnya dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab suami. Melepaskan tanggung jawab disini berarti juga mungkin dia akan meninggalkan keluarganya, meninggalkan ayahnya, Ibunya, adik-adiknya, binatang peliharaanya, kamarnya yang selalu dihias, rumahnya yang nyaman, masakan ibunya, sikap manja dengan ayahnya, kenakalan adik-adiknya, suasana keluarga yang membesarkannya hampir20 tahun-an. Dan itu benar-benar bukan waktu yang sebentar. Meskipun setelah menikah pasti ada saat-saat itu kembali karena suami istri juga di wajibkan tetap menjaga silaturahminya dengan keluarga wanita, tapi tetap saja frekuensinya akan berkurang. Saya sering membayangkan betapa berat jika sebagai ayah, ketika anak perempuan saya menikah nanti pasti akan ada perasaan begitu sedih dan juga begitu gembira. Sedih karena tanggung jawab saya sebagai ayah sudah selesai, dia akan mendapatkan surga dari Ridho suaminya, dan saya pasti masih akan tetap menganggapnya bayi yang kami besarkan dengan seluruh kesungguhan. Bahagia karena dia telah menemukan orang yang akan menjaganya, mengorbankan apapun yang dia perlukan untuk memastikan kebahagiaan anak saya. Maka dari sekarang saya berdoa semoga semua anak saya nanti mendapatkan jodoh yang akan mencintainya, dan memastikan keluarga mereka menuju surga sang pencipta.

Ketika menikah, perempuan akan meninggalkan Ibunya demi seorang laki-laki yang mungkin belum lama dikenalnya. Derajat perintah ibu nya kini kalah oleh ketaatan kepada laki-laki yang dinikahinya. Anda bisa bayangkan, perempuan yang mengandungnya, memastikan vitamin dan kalsiumnya terpenuhi saat hamil dan menyusui bukan untuk dirinya, tapi untuk bayinya, memastikan kesehatannya, menyusuinya, menjaganya dari binatang kecil, memastikan bayi tidak terluka, membelikanya semua perlengkapan mandi, pakaian, dan apapun yang akan membuat bayinya sehat dan indah, perempuan yang cemas secemas-cemasnya saat anda sakit, tidak perduli dia harus menjual emasnya untuk sang bayi saat tidak ada lagi uang tunai, tidak perduli berapa jam dia tidur untuk memastikan anda lelap, tidak perduli saat dia harus berhenti makan untuk mengganti popok anda, dia yang rela tidak bekerja untuk menjaga anda, memastikan anda masuk sekolah yang baik, membelikan seragam, memastikan sarapan, uang jajan, mengkhawatirkan anda, dan semua hal yang tidak mungkin pernah selesai diceritakan dan bisa digantikan oleh bayi tersebut. Ketika menikah, perempuan harus lebih taat kepada suaminya daripada Ibunya. Anda harus benar-benar membayangkan ini. Benar-benar membayangkan ini.

Maka bagi perempuan manapun yang membaca ini, ketika anda memutuskan untuk menikah, pastikan anda benar-benar siap. Tahu apa yang akan anda korbankan. Pastikan anda menikah dengan laki-laki baik yang tidak akan membuat orang tua anda sedih karena kesedihan anda. Pastikan anda menikah dengan laki-laki yang membuat orang tua anda bahagia karena membahagiakan anda. Dengan semua pengorbanan yang anda lakukan, anda benar-benar berhak mendapatkan hidup yang baik, yang membuat anda bahagia, terhormat, oleh laki-laki yang akan melakukan apapun untuk membuat anda bahagia. Dia tidak perlu mati untuk anda, karena dia harus hidup untuk bertanggung jawab kepada anda, dia yang mengambil alih tanggung jawab anda dari orang tua anda, dia yang harus anda taati lebih dari orang tua yang membesarkan anda begitu lama. Dia harus benar-benar berjuang dan membahagiakan anda. Seorang istri dengan semua pengorbanan dan tugas keluarga yang nanti akan diterima setelah menikah, Dia harus bahagia !

Semoga saya bisa menjadi laki-laki yang berhasil mewujudkan itu semua untuk istri saya kelak.

7 thoughts on “Perempuan Harus Bahagia !

  1. Bismillah.. Semoga Allah memantaskan kita untuk berjodoh dg seseorang yg mulia dunia akhiratnya.. Yang mampu menjadi kebahagiaan,rasa syukur,dan kemuliaan bagi kita..kedua orang tua kita..dan keluarga besar kita..semoga Allah membimbing kita untuk segera pantas dalam segala aspek..pantas untuk berjodoh dg seseorang yang akan membuat syurganya Allah menjadi lebih dekat dengan kita..aamiin ya Allah..

  2. Subhanaallah…
    Inshaallah saya akan menikah sehabis lebaran 2016 ini. Setelah saya membaca postingan ini , saya menangis terisak-isak.
    Rasanya begitu berat menjadi seorang istri dan seorang ibu, belum lg meninggalkan keluarga tercinta.
    Tapi dr tulisan diatas saya belajar memahami untuk menjadi wanita yang taat thd suami nantinya, dan bisa menjaga anak saya. Juga tidak mengecewakan ayah ibu saya.
    Amin ya robb….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s