[TUGAS IMK] ANALISIS ANTAR MUKA PENCARIAN DAN HASIL PENCARIAN WEBSITE BPS.GO.ID

[TUGAS IMK] ANALISIS ANTARMUKA PENCARIAN WEBSITE BPS.GO.ID

Fungsi pencarian merupakan hal yang cukup penting yang harus dimiliki sebuah website. Tulisan ini bertujuan menganalisa antarmuka pencarian dan hasil pencarian (SERP) pada website http://www.bps.go.id. Pencarian yang dilakukan bisa bersumber dari database website tersebut, juga bisa dari website pencari lain dan memasukananya pada hasil pencarian website yang digunakan. Pada website http://www.bps.go.id yang dianalisa, pencarian dilakukan lewat  query yang dimasukkan dan hanya mengambil data dari database lokal website tersebut. Berikut tampilan homepage dari website yang akan di anlisa.

Dalam menganalisa search usability, sebenarnya banyak aturan yang menjadi bahan diskusi para peneliti antarmuka. Namun definisi penting mengenai pencarian yang cukup baik untuk dikutip yaitu “Search is the user’s lifeline for mastering complex websites. The best designs offer a simple search box on the home page and play down advanced search and scoping” (Jakob Nielsen’s Alertbox 2003). Dalam menganalisa website http://www.bps.go.id, asumsi yang saya gunakan adalah pengguna website bps yang melakukan pencarian merupakan pengguna yang sengaja mengunjungi website ini untuk mendapatkan infromasi. Artinya pengguna sudah tahu apa yang ingin pengguna dapatkan dalam hasil pencarian.

Penentuan segmentasi pengguna merupakan hal yang sangat penting kaitannya dengan usability. Dikarenakan pentingnya pengalaman pengguna dalam memanfaatkan fungsi-fungsi dalam pencarian. What matters, though, is not the implementation, but the user experience (Jakob Nielsen’s Alertbox 2003).

PENEMPATAN KOTAK PENCARIAN

Dari segi antarmuka, hal pertama yang cukup mengganggu  bagi saya adalah penempatan kotak pencarian dan beberapa menu diatasnya.

Dari aspek penempatan sebuah  menu atau fungsi dalam sebuah website, penempatan yang dilakukan cukup mengganggu. Hal ini memang cukup subjektif, tapi saya kira bisa dibuat lebih proporsional. Pertanyaannya adalah mengapa designer tidak menempatkannya merapat ke pojok kiri. Kita lihat kotak pencari terletak tidak menjorok ke kanan, tidak tengah, malainkan menempatkan kotak pencarian di daerah tersebut. Coba kita perhatikan beberapa website pembanding yang saya dapatkan.

Gambar kotak pencari pada website http://www.tvonenews.tv/

 Gambar kotak pencari pada website http://www.dpr.go.id

Sekilas terlihat memang bukan menjadi suatu masalah berarti, hanya saja secara estetika bagi saya kurang cukup baik, maka bisa dimodifikasi dengan merubah letak kotak tersebut menjadi menjorok ke kanan seperti berikut.

Selanjutnya kita bisa lihat pada kotak pencarian, antarmuka pada kotak pencarian menggunakan sebuah kotak dengan button  “CARI” yang menunjukan bahwa ditempat itulah pengguna bisa memasukan Kata kunci lalu klik button “CARI” pada bagian kanan. Pada beberapa website lain, bisanya ditambahkan sebuah kata “cari”, “pencarian”, “search here” dan kata lain untuk memudahkan pengguna bahwa di kotak itulah Kata kunci dimasukkan.  Namun bagi bagi banyak pengguna hal ini sudah cukup familiar, sehingga tidak perlu perbaikan pada bagian tersebut. Namun bisa saja jika kita tambahkan kata “cari” pada kotak pencari untuk memudahkan, maka hasilnya akan menjadi seperti ini.

Pada bagian ini saya sengaja menghilangkan button “CARI” dan menggantinya menjadi sebuah icon pencarian yang sudah dikenal banyak pengguna. Alasannya adalah ketika menambahkan kata cari pada kotak pencarian sengan button “CARI”, maka akan ada dua buah kata cari pada kotak pencarian, saya kira antarmuka seperti itu tidak cukup bagus digunakan.

 Berikut gambar yang dimaksud:

HASIL PENCARIAN PERTAMA TANPA KATA KUNCI APAPUN

Hal pertama yang coba saya lakukan adalah melakukan pencarian tanpa memasukan kata apapun dalam kotak pencarian, dan hasilnya sebagai berikut.

Pada gambar ternyata hasil pencarian yang dihasilkan tanpa memasukkan Kata kunci apapun kedalam kotak pencarian adalah mengeluarkan semua isi database pada 4 tabel berbeda. Kita bisa perhatikan pencarian mengeluarkan semua isi database pada tabel yang disediakan.

Saya tidak menyalahkan perancang antarmuka dalam kasus ini, karena hal ini merupakan kesalahan pada back end web programmer dalam pemrograman yang dilakukan.

Dari aspek antar muka, seharusnya ketika tidak ada Kata kunci apapun yang masukkan, sebaiknya website memberikan notice kepada pengguna agar memasukan sebuah kata kunci dalam pencarian. Berikut design antarmuka setelah dimodifikasi.

Untuk memudahkan pencarian selanjutnya tanpa kembali, diberikan sebuah kotak pencari di bawah notice sehingga pengguna dapat melanjutkan pencarian pada kotak tersebut.

HASIL PENCARIAN TANPA HASIL PENCARIAN

Kemudian, pencarian saya lanjutkan dengan memasukan kata kunci yang salah, atau tidak menghasilkan apapun dalam pencarian. Kata kunci yang digunakan adalah “persiden Indonesia”. Maka hasil yang keluar seperti pada gambar dibawah.

 

Hasil yang keluar hanya terdapat 4 tabel tanpa keterangan apapun dari hasil tersebut. Tidak ada keterangan apakah pencarian yang kita lakukan berhasil atau tidak. Tidak ada keterangan bahwa hasil pencarian tersebut meruapakn hasil pencarian dengan kata kunci yang kita gunakan, sehingga pengguna tidak tahu apakah pencarian berhasil atau tidak dilakukan. Hal ini sungguh buruk bagi sebuah pencarian yang dilakukan pengguna ketika pengguna hendak mendapatkan informasi tentang kata kunci yang digunakan dari website tersebut. Dalam penelitian mengenai fasilitas pencarian yang dilakukan Jacob Neilson 2003, hampir semua pengguna membutuhkan kepastian atau informasi yang jelas dari hasil pencariannya, sehingga informasi mengenai hasil pencarian juga diperlukan. Maka antarmuka pada website ini pada halaman hasil pencarian tanpa hasil bisa dimodifikasi menjadi seperti berikut.

 

PENCARIAN DENGAN KATA KUNCI PRESIDEN

Pencarian saya lanjutkan dengan melakukan pencarian dengan menggunakan kata kunci “presiden”.  Hasil pencarian yang saya dapatkan sebagai berikut.

Sekali lagi, hal pertama yang menjadi masalah adalah hasil ini tidak memperlihatkan bahwa hasil yang keluar merupakan hasil pencarian dari kata kunci yang kita masukan, tidak ada keterangan jumlah halaman atau artikel yang ditemukan, dan waktu yang dibutuhkan. Beberapa referensi yang saya maksud dengan keterangan di atas sebagai berikut.

 PERBAIKAN PENAMBAHAN KATA KUNCI

maka perbaikan yang saya lakukan pada website bps seperti berikut.

Beberapa kesalahan selanjutnya yang saya temukan sebagai berikut dalam hasil pencarian

PERBAIKAN WARNA LINK DAN WARNA LINK YANG TELAH DIKUNJUNGI

Antarmuka selanjutnya yang saya analisa adalah warna pada bagian kalimat yang link-able. Tidak ada perbedaan warna ataupun besar font yang berbeda antara judul artikel yang bisa di klik maupun 2 baris kalimat yangberhubungan dengan kata pada pencarian yang dilakukan. Pada website ini judul artikel yang bisa link-able  hanya dibedakan dengan mem-blok bagian tersebut menjadi warna hitam dan font nya yang berubah menajadi putih untuk membedakan. Tentunya bagi pengguna hal ini tidak cukup bagus karena sekilas ketika kita belum mengarahkan cursor kita kebagian tersebut tidak ada perbedaan yang terlihat antar kalimat dan judul.

Maka perbaikan yang saya lakukan pada bagian tersebut seperti berikut.

PENAMBAHAN MENU OPTION PADA PENCARIAN

Pada website bps ini, hasil pencarian terbagi menjadi 4 kategori, yaitu Berita Resmi Statistik, Berita BPS, Publikasi dan Tabel. Kemudian pada tiap tabel terdapat judul masing-masig ketegori.

Menurut saya pembagian dengan tabel dimaksudkan untuk memudahkan pengguna mendapatkan informasi yang diinginkan pada hasil pencarian. Misalnya ketika pengguna menginginkan hasil pencarian dalam bentuk tabel hasil analisa data bps maka pengguna akan langsung menuju ke bagian tabel pada hasil pencarian. Tapi saya kira hal ini tidak cukup efisien digunakan, misalnya ketika pengguna hanya ingin mendapatkan hasil pencarian dalam bentuk tabel, maka apakah perlu pencarian juga mengeluarkan hasil pencarian yang berupa publikasi atau berita resmi statistik. Maka sebaiknya antarmuka yang digunakan bisa menggunakan menu option sebagai pengkhususan pencarian yang digunakan dengan asumsi pengguna yang saya sampaikan pada bagian awal.

PENGHAPUSAN TABEL DAN JUDUL PADA TABEL

Pada hasil perbaikan di atas, hal yang masih mengganggu bagi saya adalah penggunaan tabel dan judul pada tabel. Ketika sudah ada pengkhususan hasil pencarian menggunakan menu option, maka tabel tidak lagi diperlukan mengingat fungsi awal penggunaan tabel. Kemudian penggunaan judul tabel menurut saya pada tabel diatas tidak memiliki fungsi yang jelas.  Hasil pencarian berupa link dan 2 baris kalimat yang berhubungan dengan kata pencarian, sehingga JUDUL tersebut tidak menunjukan apapun pada tabel, maka bisa kita hilangkan.

Design perbaikan dengan menghilangkan tabel dan judul

PENAMBAHAN TOTAL PENCARIAN DAN NAVIGASI PINDAH PAGE

Antarmuka hasil pencarian yang baik tentunya mampu memberikan informasi bagi pengguna dengan mudah dan cepat. Pengguna harus tahu berapa jumlah link dan page pada halaman hasil pencarian sehingga pengguna dapat degan cepat mengetahui misalnya jika kata kunci yang dimasukan terlalu umum atau kesalahan pencarian lain. Maka untuk memudahkan pengguna dibutuhkan navigasi page yang menginformasikan berapa page lagi hasil pencarian informasi yang harus dibuka pengguna.

Pada design sebelumnya, maka ditambahkan navigasi sebagai berikut.

Gambar hasil perbaikan. Misal menu yang dipilih Berita Resmi Statistik. Perhatikan kembali gambar sebelum dimodifikasi

First Results Page is Golden, fungsi ini juga dimaksudkan memperingkas hasil pencarian pada hasil pencarian sehingga penggguna dapat dengan mudah mencari artikel mana yang mampu memberikan informasi ke pengguna.

PEMBERIAN TANDA BLOK PADA KATA YANG TERKAIT PENCARIAN

Cara lain yang digunakan untuk memudahkan pencarian bagi pengguna adalah dengan memberikan tanda khusus dalam kata hasil pencarian yang berhubungan dengan kata yang dicari. Hal ini tentu saja memudahkan dalam pencarian pengguna ketika dengan cepat melihat sekilas link mana yang kemudian akan dikunjungi.

Sehingga penambahan blok diperlukan, maka berikut gambar hasilnya.

Gambar setelah ditambahkan blok, menu option yang dropdown masih ditunjukan agar diketahui dapat melakukan pilihan kategori.

HASIL PENCARIAN PADA TABEL

Pencarian yang dilakukan pada bagian tabel ketika memasukan kata kunci presiden mengeluarkan hasil berupa sebuah link. Tapi ketika pengguna mengunjungi link tersebut ternyata pengguna tidak langsung mendapatkan hasil data tabel yang diinginkan, meliankan mengarahkan pengguna ke sebuah hasil pencarian dihalaman lain.

Berikut gambarnya.

Ketika saya melihat link ini, saya yakin bahwa saya akan mendapatkan tabel berisi hasil perhitungan suara pada pemilihan presiden, tapi kemudian link ini ternyata membuka tab baru dan menampilkan beberapa hasil pencarian tabel lain.

Pada gambar terdapat menu option yang berisi menu yang sama persis dengan menu disamping yang ditunjuk dengan panah merah. Menu option ini mungkin digunakan untuk menginformasikan kepada pengguna bahwa daftar tabel yang keluar dari hasil pencarian termasuk dalam salah satu kategori menu di samping kiri. Namun saya kira hal ini tidak diperlukan, karena pengguna sudah tahu ketika pengguna menggunakan kata kunci “telpon” misalnya maka kata itu termasuk pada kategori komunikasi. Selain itu, tabel awal yang dimunculkan untuk menampilkan daftar tabel ini tidak sama sekali berhubungan. Coba kita lihat lagi tabel awalnya.

Setelah di klik daftar tabel yang muncul.

Menu konsep dan metodologi yang muncul diatas tidak begitu jelas fungsinya. Setelah di klik maka hanya menghilangkan daftar tabel pencarian awal. Sementara menu daftar tabel, setelah di klik hanya menampilkan halaman yang sama dengan sebelumnya. Berikut gambarnya.

Tabel dan menu yang keluar seperti ini tidak diperlukan, karena ketika pengguna melihat link hasil pencarian, maka seharusnya secepat mungkin link tersebut menunjukan hasil pencarian yang dibutuhkan.

 Hasil pencarian pada link di daftar tabel.

Demikian analisa antarmuka pencarian dan hasil pencarian yang dilakukan, semoga bisa menjadi koreksi perbaikan.

Hasil akhir modifikasi antarmuka pencarian dan hasil pencarian website http://www.bps.go.id.

Daftar pustaka

Anonym. 2011. http://www.getelastic.com/advanced-search-usability.html. (23 Oktober  2011)

Indaizy, B. 2007. BAB 2 USABILITY.  http://indaizy.wordpress.com/tugas-akhir-imk-g14052001/bab-2-usability.html.  (23 Oktober  2011)

Nielsen, Jacob. 2011. Fundamental Guidelines for Web Usability. http://www.nngroup.com/events/tutorials/usability.html. (23 Oktober  2011)

Nielsen, Jacob.  2003. Employee Directory Search: Resolving Conflicting Usability Guidelines. http://www.useit.com/alertbox/20030224.html. (23 Oktober  2011)

Penzo , Matteo . 2006. Evaluating the Usability of Search Forms Using Eyetracking: A Practical Approach. http://www.uxmatters.com/mt/archives/2006/01/evaluating-the-usability-of-search-forms-using-eyetracking-a-practical-approach.php. (23 Oktober  2011)

Shari Thurow. 2007. Understanding Search Usability. http://searchengineland.com/understanding-search-usability-12593.html. ( 23 Oktober  2011)

One thought on “[TUGAS IMK] ANALISIS ANTAR MUKA PENCARIAN DAN HASIL PENCARIAN WEBSITE BPS.GO.ID

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s