TUGAS IMK : [IDE] Implementasi QR-Code menggunakan Stiker Integrated QR-code Bagi kendaraan bermotor sebagai solusi pembatasan penggunaan BBM di Indonesia

TUGAS IMK : [IDE] Implementasi QR-Code menggunakan Stiker Integrated QR-code Bagi kendaraan bermotor sebagai solusi pembatasan penggunaan BBM di Indonesia

 

Kondisi BBM dan Energi di Indonesia

Indonesia merupakan Negara yang diakui oleh dunia memiliki kekeyaan alam yang melimpah di dunia. Termasuk kekayaan energy dan bahan bakar minyak yang menjadi urat nadi transportasi di Indonesia yang belum memanfaatkan banyaknya energy terbarukan dan nuklir yang mulai dilirik Negara maju lain.
Kenaikan harga minyak dunia mengakibatkan peningkatan besaran subsidi sehingga membebani APBN. Pemerintah mengatakan bahwa Pengurangan subsidi dapat dilakukan dengan cara mengurangi volume BBM, menetapkan harga patokan yang tepat dan upaya terakhir dengan rasionalisasi harga BBM. Selama ini, penyediaan BBM jenis tertentu volumenya dibatasi dengan kuota, tetapi penjualannya dilakukan secara terbuka sehingga dinikmati pula oleh masyarakat yang seharusnya tidak menerima subsidi. Tapi dalam implementasinya ditemukan banyak masalah yag terjadi terutama dalam pendistribusian yang dilakukan. BPH Migas telah menemukan adanya ketidak wajaran penyaluran BBM bersubsidi setara 40 persen dari total distribusi di 13 provinsi. (inilah.com SELASA, 26 OKTOBER 2010)

 

Kondisi APBN kaitannya dengan subsidi BBM

Setiap kenaikan harga minyak 1 dollar AS per barrel di atas asumsi akan menambah defisit APBN Rp 0,8 triliun. Belum lagi dengan lifting yang lebih rendah, defisit akan bertambah. Sebab, setiap lifting lebih rendah 10.000 barrel per hari dari target, penerimaan migas akan lebih rendah Rp 2,7 triliun.
Pada 2011, pendapatan negara dan hibah Rp 1.104,9 triliun, meningkat Rp 112,5 triliun atau 11,3 persen dibandingkan APBN Perubahan (APBN-P) 2010 yang sebagian besar didukung penerimaan perpajakan. Adapun total belanja negara diperkirakan Rp 1.229,6 triliun, naik Rp 103,4 triliun (9,2 persen) dari pagu belanja negara pada APBN-P 2010.
Dengan kondisi itu, defisit anggaran tahun 2011 akan mencapai Rp 124,7 triliun atau 1,8 persen terhadap PDB. Kenaikan defisit 0,2 poin persentase menjadi 2 persen akan menunjukkan adanya lonjakan anggaran belanja negara sebesar Rp 13,85 triliun dengan asumsi nominal PDB sebesar Rp 6.927,77 triliun.
Kenaikan harga minyak dunia juga akan menimbulkan dampak inflasi. Industri petrokimia yang menggunakan bahan baku minyak bumi dipastikan menaikkan harga produknya, seperti plastik dan serat nilon untuk tekstil.
Menkeu Agus Martowardojo mengatakan, kenaikan harga minyak mentah di pasar internasional yang tidak diiringi oleh kenaikan produksi minyak mentah dalam negeri telah menyebabkan beban anggaran belanja meningkat.
(http://makassar.tribunnews.com/2011/03/07/harga-minyak-dunia-terus-melambung)

 

Solusi

APBN dan kebijakan mengenai subsidi BBM memang merupakan kebijakan yang paling tidak favorit dilangsungkan oleh semua presiden yang pernah menjabat di Indonesia. Hal ini terkait hajat hidup orang banyak dan kepentingan politik massa. Hal ini memang sudah disiasati oleh pemerintah melalui pembatasan pembelian BBM menggunakan stiker pembagian jenis BBM. Hal lain yang baru saja dilakukan pemerintah yaitu sosialisasi di setiap tempat pengisian BBM agar masyarakat kelas menengah dan menengah ke atas tidak membeli BBM yang disubsidi, melainkan membeli BBM jenis lain dengan harga yang tidak disubsidi tapi dengan kualitas oktan yang lebih baik. Hal lain yang bisa dilakukan adalah membatasi penggunaan BBM dengan menggunakan teknologi pembatasan BBM yang bisa di control denga jelas pada kendaraan. Tentunya pembatasan yang jelas dalam jangka panjang akan menghemat APBN dengan presentasi yang cukup tinggi mengingat besarnya APBN yang harus dikucurkan pemerintah untuk BBM.

 

Definisi QR-Code

Kode QR adalah suatu jenis kode matriks atau kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave, sebuah divisi Denso Corporation yang merupakan sebuah perusahaan Jepang dan dipublikasikan pada tahun 1994 dengan fungsionalitas utama yaitu dapat dengan mudah dibaca oleh pemindai QR merupakan singkatan dari quick response atau respons cepat, yang sesuai dengan tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula. Berbeda dengan kode batang, yang hanya menyimpan informasi secara horizontal, kode QR mampu menyimpan informasi secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis Kode QR dapat menampung informasi yang lebih banyak daripada kode batang. Kode QR telah mendapatkan standarisasi internasional dan standarisasi dari Jepang berupa ISO/IEC18004 dan JIS-X-0510 dan telah digunakan secara luas melalui ponsel di Jepang.

Awalnya kode QR digunakan untuk pelacakan kendaraan bagian di manufaktur, namun kini kode QR digunakan dalam konteks yang lebih luas, termasuk aplikasi komersial dan kemudahan pelacakan aplikasi berorientasi yang ditujukan untuk pengguna telepon selular. Di Jepang, penggunaan kode QR sangat populer, hampir semua jenis ponsel di Jepang bisa membaca kode QR sebab sebagian besar pengusaha di sana telah memilih kode QR sebagai alat tambahan dalam program promosi produknya, baik yang bergerak dalam perdagangan maupun dalam bidang jasa. Pada umumnya kode QR digunakan untuk menanamkan informasi alamat situs suatu perusahaan. Di Indonesia, kode QR pertama kali diperkenalkan oleh KOMPAS. Dengan adanya kode QR pada koran harian di Indonesia ini, pembaca mampu mengakses berita melalui ponselnya bahkan bisa memberi masukan atau opini ke reporter atau editor surat kabar tersebut. Kode QR memiliki kapasitas tinggi dalam data pengkodean, yaitu mampu menyimpan semua jenis data, seperti data numerik, data alphabetis, kanji,kana,hiragana,simbol,dan kode biner. Secara spesifik, kode QR mampu menyimpan data jenis numerik sampai dengan 7.089 karakter, data alphanumerik sampai dengan 4.296 karakter, kode binari sampai dengan 2.844 byte, dan huruf kanji sampai dengan 1.817 karakter. Selain itu kode QR memiliki tampilan yang lebih kecil daripada kode batang. Hal ini dikarenakan kode QR mampu menampung data secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis ukuran dari tampilannya gambar kode QR bisa hanya seperspuluh dari ukuran sebuah kode batang. Tidak hanya itu kode QR juga tahan terhadap kerusakan, sebab kode QR mampu memperbaiki kesalahan sampai dengan 30%. Oleh karena itu, walaupun sebagian simbol kode QR kotor ataupun rusak, data tetap dapat disimpan dan dibaca. Tiga tanda berbentuk persegi di tiga sudut memiliki fungsi agar simbol dapat dibaca dengan hasil yang sama dari sudut manapun sepanjang 360 derajat

Pemanfaatan QR-code di berbagai Bidang

Sejak kemunculannya, QR Code telah banyak diterapkan di berbagai bidang. Pemanfaatan tersebut banyak membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari karena keefektifannya dalam menyimpan data. Perusahaan periklanan dapat menyertakan QR Code dalam setiap media periklanannya. Dapat juga disertakan di dalam poster-poster yang biasa ada di bus, kereta, atau di mana saja. Selain itu, QR Code juga dapat menampung informasi mengenai kandungan nutrisi dari suatu produk makanan. Cukup dengan menambahkan QR Code di setiap kemasan makanan tersebut, konsumen bisa mendapatkan informasi secara lebih lengkap selain yang biasanya tertera pada kemasan makanan. Menu-menu makanan yang ditawarkan oleh sebuah restoran dapat dilihat menggunakan QR Code. Bahkan pernyataan bahwa restoran tersebut telah mendapat sertifikasi halal juga dapat dicantumkan di dalamnya. Beberapa perpustakaan pun dapat menambahkan informasi mengenai suatu buku cukup dengan memberikan QR Code di dalamnya. Selain itu, memungkinkan pula menambahkan QR Code sebagai link untuk mendowload e-book dari buku tersebut. Manfaat lainnya yaitu QR Code juga mampu menyimpan data-data pribadi mengenai seseorang. Seperti nama, alamat, nomor telepon, maupun biodata.

 

Pemanfaatan QR Code untuk pembatasan pembelian BBM

Untuk dapat membaca QR-code maka dibutuhkan sistem yang memiliki aplikasi pembaca kode QR dan memiliki akses internet GPRS atau WiFi atau 3G untuk menghubungkan sistem dengan situs data atau isi yang dituju via kode QR tersebut.

Sistem notifikasi QR-Code diletakkan di setiap pos tempat pengisian BBM di Pom Bensin. Sistem notifikasi terdiri atas layar LED dan aplikasi pembaca QR Code.
Tiang sensor yang terdapat pembaca QR Code tersebut akan mendeteksi stiker integrated QR Code yang dipasang di kaca depan mobil atau motor. Nantinya, di LED akan terpampang data kendaraan dan jatah BBM subsidi mobil tersebut.
Alat kedua adalah sistem operasi yang tertempel di dispenser SPBU tersebut. Sistem operasi tersebut dikendalikan oleh operator SPBU yang mengisi BBM kepada mobil tersebut. Dengan menggunakan sistem operasi tersebut, maka BBM yang dikeluarkan oleh dispenser tidak akan melebihi dari kuota BBM yang telah ditetapkan.
Sistem operasi terintegrasi dengan dispenser, sehingga kalau mengisi BBM melebihi kuota maka transaksi tidak akan terjadi. Terakhir adalah sistem kontrol yang diletakkan di kantor SPBU. Data-data kendaraan dan kuota BBM dimasukkan melalui sistem kontrol yang terintegrasi dengan sistem notifikasi dan sistem transaksi.
Misalnya, setelah kajian dilakukan oleh tim dari kementrian ESDM dan Komisi VII dilakukan dan menetapkan bahwa motor jenis A hanya boleh mengisi 10 liter perhari, jenis B 20 liter dan C 30 liter. Maka ketika sepeda motor A mengisi BBM di tempat pengisian maka setelah di scan stiker integrated QR Code yang terpasang dikendaraan sistem ini akan membaca keterangan yang ada di QR Code dan terhubung dengan database kendaraan sehingga ketika kuota pembelian BBM perhari telah tercapai konsumen diperbolehkan membeli BBM namun dengan harga nonsubsidi.
Contoh kuota 10 liter/hari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s