makiyah 78

ada anak muda yang bercerita tentang cinta dan tuhan
matanya melirik ke depan
tepat disamping bayangan pujaan
merusak konsentrasi

wudunya berubah jadi kebutuhan
menyejukkan
meski tetap berbayang-bayang
sholatnya juga diselipi bayangan
apa yang harus dijelaskan kepada tuhan
anak muda, tetap saja anak muda
yang teringat lagi-lagi surat kesayangan
surat makkiyah 78 ayat itu.

barisan-barisan rapih ayat suci berubah jadi candu
candu tambahan penenang

anak muda..tetap jadi anak muda
meski umur menua
tetap muda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s